BIMA - Mengetahui desa tetangga telah mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bima, dua kubu warga di Desa Kalampa terlibat bentrok. Mereka SALINGserang dan berkelahi di jalan alternatif Bima-Sumbawa.
Keributan melibatkan ratusan warga di Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Keributan ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 1 Desember 2012. Persoalan yang meruncing bermula dari janji Pemkab Bima akan memberi bantuan bagi warga Desa Kalampa yang lahan pertaniannya rusak.
Kerusakan disebabkan lahan tersebut dijadikan medan perang sepanjang Oktober silam yang melibatkan warga Desa Samili dan Desa Kalampa melawan warga Desa Dadibou. Akibat perang, ratusan hektar sawah dan kebun milik warga Kalampa dan Dadibou rusak parah.
Namun janji Pemkab Bima sejak Oktober itu belum juga terealisasi. Akibatnya muncul kecemburuan sosial antara warga setelah mengetahui warga Desa Dadibou telah mendapat bantuan.
Kontan warga Desa Kalampa berunjuk rasa. Sebagai bentuk protes, mereka di antaranya menyandera dan merusak sebuah truk plat merah milik Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bima.
Editor: SASTROY BANGUN
Sumber : http://waspada.co.id/






0 komentar:
Posting Komentar